Jangan Kotori Pondokku

Kita harus menjaga kebersihan pondok, biar tidak terkesan kumuh dan kotor. Di pondok tidak ada cleaning service, semua pekerjaan kebersihan dilakukan oleh santri. Jumlah santri di sana ada ribuan, dan jadwal kegiatan yang super banyak dan sibuk, jadi mungkin beberapa titik terkesan kotor dan kumuh.

Tapi, salah satu penyebab kotornya lingkungan Gontor adalah pengunjung pondok yang kurang memperhatikan kebersihan. Maksudnya, bisa dilihat di Bapenta, bisa dilihat buktinya. Banyak tamu pada gelar tikar di lorong dan pada tiduran. Tidak pada mau buang sampah di tempatnya, padahal sudah disediakan puluhan tong sampah di pondok. Hal ini menyebabkan kesan kumuh juga.

Di depan Masjid Pusaka, pun jadi sasaran tamu tiduran. Pada bawa tas-tas, nasi bungkus, botol minuman, dan lagi-lagi pada buang sampah seenaknya. Duh, halaman surau pusaka jadi kotor tuh.

Tamu yang terhormat, boleh jenguk putranya, tapi jangan kotori pondokku ya. Banyak tamu yang datang serombongan, komplit dari kakek sampai cucu, komplit juga bawa tikar sampai termos air panas, serasa mau camping seminggu aja. Dan, pada gak jaga kebersihan. Ini yang disayangkan.

Kalau semua pada jaga kebersihan, tentunya lingkungan pondok akan tetap bersih. Karena santri diajarkan untuk hidup bersih. Tinggal kita, para tamu, untuk hidup bersih juga.  Oke, keep clean, biar anak-anak kita sehat karena tidak ada sampah yang jadi sarang penyakit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s