Surau Pusaka

Oleh:  Hardi Vizon

11 Juli 2009

Di Pondok Modern Gontor, ada sebuah masjid tua bernama Masjid Pusaka. Masjid yang terletak di tengah-tengah komplek pesantren itu merupakan salah satu gedung tua yang tersisa. Ia adalah masjid yang mengiringi sejarah pesantren itu sendiri.

Dulu, ketika jumlah santri masih dapat dihitung dengan jari, segala kegiatan dipusatkan di masjid ini. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, jumlah santri meningkat. Dari yang jumlahnya hanya puluhan, menjadi ribuan. Maka, diperlukan sebuah masjid yang jauh lebih besar, agar dapat menampung seluruh santri dengan bermacam kegiatan.

Dengan alasan tersebut, akhirnya berdirilah dengan megah sebuah masjid besar yang bernama Masjid Jami. Banyak kegiatan yang dilakukan di masjid tersebut. Tidak hanya kegiatan ibadah, tapi juga kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Namun, sungguhpun begitu, Masjid Pusaka tetap tidak dilupakan. Ia sama sekali tidak dirubuhkan. Bahkan setiap tahun diadakan peremajaan, tanpa meninggalkan bentuk aslinya. Meski fungsinya sebagai tempat ibadah sudah jarang digunakan, tapi berbagai kegiatan masih sering diselenggarakan di sana.

Suatu saat, Pak Kyai pernah mengatakan, bahwa jejak sejarah seseorang harus selalu diabadikan, entah dalam bentuk tulisan maupun dalam bentuk peninggalan fisik. Begitu juga dengan Gontor. Masjid Pusaka adalah saksi sejarah perjalanan pesantren itu. Agar spirit perjuangan para pendiri dulu tetap ada, maka masjid kecil itu harus tetap utuh, sehingga bisa selalu mengingatkan generasi selanjutnya akan tujuan berdirinya pesantren tersebut.

Begitu juga dengan “surau”-ku ini.

Blog yang kuberi nama “Surau Inyiak” ini pada awalnya adalah sebuah wahana ekspresi yang tidak serius. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, aku mulai merasakan manfaat besar dari keberadaan blog. Banyak ilmu yang kuraup, banyak pengalaman yang kuteguk, dan tentunya banyak sahabat yang kuperoleh. Aku benar-benar menikmatinya, dan terlalu sayang untuk ditinggalkan. Oleh karenanya, aku mulai menganggap bahwa blog perlu diurus secara serius.

Sebagai wujud keseriusanku, maka pada hari ini, 11 Juli 2009, bertepatan dengan bertambahnya bilangan usiaku, aku luncurkan “surau”ku yang baru. Motivasiku mendirikan “surau” yang baru itu hampir mirip dengan pendirian Masjid Jami di Pondok Modern Gontor, yakni memberikan ruang yang lebih luas bagi berbagai kegiatan. Dan sama juga seperti Masjid Pusaka di Gontor itu, surauku yang ini, akan tetap ku fungsikan, meski sesekali. Aku tidak ingin menghapusnya, karena ia adalah bagian dari sejarahku di dunia perblogan. Ini adalah Surau Pusaka-ku…

Sekarang, aku undang semua sahabat untuk datang ke surauku yang baru di:

www.hardivizon.com

Kutunggu Anda semua di sana…

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s